THR Dicicil, Buruh Dari Dua Perusahaan di Sukabumi Unjuk Rasa

oleh
May 12, 2020 6:01 am

SUKABUMITODAY.CO – Ribuan buruh dari dua pabrik garmen di Kabupaten Sukabumi, melakukan unjuk rasa menolak kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR), dimasa pandemi covid-19, Selasa (12/5/2020).

Ribuan buruh tersebut merupakan karyawan dari PT Yongjin Javasuka Garment di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, dan PT Doosan di Parungkuda.

Aksi buruh dua perusahaan ini berlangsung didalam kompeks pabrik masing-masing, dan dijaga ketat oleh petugas pengamanan pabrik. Mereka berkumpul didepan kantor manajemen masing-masing , meminta manajeman membatalkan kebijakan THR tahun 2020.

Tuntutan buruh dari kedua pabrik ini sama yaitu menolak kebijakan THR tahun 2020 yang dicicil selama beberapa bulan.

THR seharusnya mulai dibayarkan pada buruh Rabu 13 Mei 2020, namun 50 persen dari ketentuan. 50 persen sisanya akan dicicil di dua bulan kedepan, Juni 25 persen dan Juli 25 persen.

“Intinya kami buruh minta THR dibayar penuh seperti biasa,  tidak dicicil karena kami juga bekerja penuh selama masa pandemi,” ucap salah satu buruh perempuan di pabrik PT Yongjin Javasuka Garment.

Begitupun di pabrik PT Doosan di Parungkuda, hal serupa diungkapkan para buruh.

“Kami menolak kebijakan THR yang dicicil tidak dibayar penuh sekaligus bulan ini,”  ujar salah satu buruh perempuan PT Doosan.

Dilansir dari Sukabumiupdate.com, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi,  Iyos Somantri, membenarkan ada sejumlah perusahaan yang mengajukan perubahan kebijakan thr, dimasa pandemi.

“Seharusnya hari ini ada pembahasan dengan perusahan yang mengajuan THR yang dicicil itu, rernyata ada demo soal THR itu, secepatnya kita bahas dengan dinas terkait,” pungkasnya disela rapat dengan DPRD Kabupaten Sulabumi di Kantor DPKUM. (ct2/rez)

Sumber: Sukabumiupdate.com

Elga Nurani

Recent Posts

oleh
admin
October 7, 2020 7:06 am
oleh
Reza Fauzie
July 26, 2020 2:06 pm
oleh
Elga Nurani
July 16, 2020 4:43 am
oleh
Elga Nurani
June 17, 2020 6:57 am
oleh
Elga Nurani
June 7, 2020 12:35 pm