Today

Heboh Harga Rokok Naik 2020, Begini Faktanya

SUKABUMITODAY – Kabar mengenai daftar harga resmi rokok naik pada 2020 beredar. Dalam informasi tersebut, tertulis 42 merek rokok yang dikabarkan telah diresmikan harganya.

Namun Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Nufransa Wira Sakti, menegaskan, peraturan mengenai harga rokok saat ini belum dikeluarkan.

“Kami belum mengeluarkan peraturannya. (Pesan yang beredar) bukan info dari kami,” kata Nufransa dikutip dari kompas.com, Jumat (4/10/2019) siang.

Selain itu, Nufransa mengatakan bahwa dalam hal ini, Kemenkeu berperan menetapkan margin harga jual rokok di pasaran.

“Kemenkeu menentukan tarif cukai hasil tembakau. Kemenkeu melalui PMK menentukan HJE (harga jual ecer) minimal dan maksimal,” ujarnya.

Kabar yang beredar
Dalam kabar kenaikan harga rokok yang beredar di WhatsApp tersebut tertulis bahwa terdapat 42 merek rokok yang harganya mengalami kenaikan.

Dalam pesan berantai tersebut tertulis imbauan kepada para penikmat rokok. Kemudian disebutkan setiap harga dari 42 merek rokok tersebut.

“Siap-siap para penikmat rokok. Berikut harga resmi 42 macam merk rokok dari pemerintah” tulis pesan tersebut.

Adapun rincian harga rokok yang dikabarkan berdasarkan ketetapan pemerintah dan beredar di grup-grup Whatsapp sebagai berikut:

  • Marlboro Merah Rp51.800
  • Marlboro Light Rp48.500
  • Marlboro Menthol Rp48.800
  • Marlboro Black Menthol Rp51.200
  • Marlboro Ice Blast Rp52.500
  • Dunhill Merah Rp50.800
  • Dunhill Mild Rp48.200
  • Dunhill Menthol Rp50.200
  • Lucky Strike Filter Rp43.800
  • Lucky Strike Light Rp42.800
  • Country Merah Rp42.800
  • Country Light Rp42.200
  • Pall Mall Filter Rp42.500
  • Pall Mall Light Rp43.800
  • Pall Mall Light Menthol Rp43.800
  • Djarum Super 16 Rp39.500
  • Djarum MLD Rp40.500
  • Djarum Black Rp38.800
  • Djarum Black Menthol Rp39.200
  • Djarum 76 Rp32.800
  • Djarum Clavo Filter Rp36.200
  • Djarum Clavo Kretek Rp34.800
  • LA Light Rp38.800
  • LA Menthol Rp39.500
  • LA Light Ice Rp40.800
  • LA Bold Rp40.200
  • Gudang Garam Filter Rp40.500
  • Gudang Garam Signature Rp42.200
  • Gudang Garam Signature Mild Rp40.800
  • GG Mild Rp40.500
  • Gudang Garam Surya 16 Rp42.400
  • Gudang Garam Surya Exclusive Rp44.800
  • Gudang Garam International Rp40.200
  • Surya Pro Mild Rp38.800
  • Sampoerna Mild Rp48.800
  • Sampoerna Menthol Rp47.500
  • U Mild Rp35.800
  • Class Mild Rp42.500
  • Star Mild Rp40.800
  • Star Mild Menthol Rp42.500
  • Dji Sam Soe Magnum Filter Rp45.500
  • Dji Sam Soe Magnum Blue Rp45.200.
  • Di akhir pesan, tertulis kalimat agar para penikmat rokok untuk mengencangkan ikat pinggangnya mendapati harga rokok akan naik.

“Selamat mengencangkan ikan pinggang. Gaspooolll”

Tanggapan Produsen Rokok

Senior Manager Corporate Communications PT Djarum, Budi Darmawan menyatakan, informasi yang tertera pada pesan viral itu tidak benar. Budi mengatakan, harga rokok yang beredar di pasaran belum mengalami kenaikan.

“Info yang viral tersebut tidak benar, saat ini harganya masih sama dengan yang ada di pasar. Namun, dengan adanya kenaikan cukai rokok, Budi tak mengingkari akan ada perubahan harga rokok.”katanya dikutip dari Kompas.com, Jumat (4/10/2019).

Budi pun mengatakan, karena cukai naik, maka harga rokok akan mengalami perubahan. “Tahun ini masih sama. Tahun depan karena cukai naik, pasti akan berubah,” kata Budi.

Sementara itu, Direksi PT HM Sampoerna Tbk, Troy Modlin, mengungkapkan bahwa informasi dalam pesan berantai tersebut tidak benar atau hoaks yang disebarkan orang-orang tidak bertanggung jawab.

“Daftar harga rokok yang beredar melalui pesan singkat terkait produk-produk kami adalah informasi tidak benar yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ucapnya, Jumat (4/10/2019).

Dia pun mengungkapkan, walaupun cukai rokok mengalami kenaikan pada 2020, pihaknya belum menetapkan harga jual eceran rokok pada tahun depan.

“Kami masih menunggu rincian kebijakan cukai secara resmi dikeluarkan. Saat ini, kami sedang berupaya menentukan bagaimana mengelola dampak dari kenaikan tersebut pada tahun depan,” ujanya.

Kebijakan mengenai cukai ini, lanjut Troy, akan lebih baik bila menetapkan golongan cukai perusahaan berdasarkan jumlah total volume rokok buatan mesin. Menurutnya, hal itu akan membuat perusahaan-perusahaan besar membayar besaran tarif cukai yang semestinya, yakni tarif cukai tinggi untuk rokok buatan mesin.

“(Selain itu) Pemerintah dapat mendukung komunitas Sigaret Kretek Tangan (SKT) dengan cara meminimalisasi kenaikan cukai SKT dan tetap mempertahankan struktur cukai segmen SKT saat ini,” paparnya.

Apabila kedua hal tersebut diterapkan, lanjut Troy, pemerintah bisa membantu industri untuk meringankan dampak kenaikan cukai tahun 2020 khususnya segmen SKT dan mendukung mata pencaharian pihak yang terlibat dalam industri tembakau.(ct1/bbs)

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d bloggers like this: