TodayTrending
Trending

Cabuli Santri, Oknum Guru Ngaji Terancam Penjara 15 Tahun

SUKABUMITODAY.CO, Sumenep – Gufron (45), oknum guru ngaji di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terancan penjara 15 tahun karena cabul terhadap santrinya. Hal itu terungkap ketika Polres Sumenep menggelar press release pada Rabu, (30/10/2019).

Kapolres Sumenep, AKBP Muslimin, mengatakan pihaknya telah menangkap pelaku di Pulau Giliyang, Dusun Baru, Desa Banraas, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep. Pencabulan itu sudab terjadi beberapa bulan lalu.

“Kejadian tersebut pada bulan Juni 2019 sekitar pukul 00.00 WIB. Korban (S) disetubuhi oleh pelaku di dalam ruang kelas di Yayasan Nurul Imam Alamat Dusun Baru, Desa Banraas, Kecamatan Dungkek,” tuturnya.

Saat itu korban (S) bermalam di rumah pelaku. Sekitar pukul 00.00 WIB, korban di-SMS oleh pelaku untuk datang ke ruang kelas yayasan. Di sana, pelaku sudah menunggunya dan mengajak persetubuhan.

Tak sampai di situ, korban dilakukan pencabulan di kamar Hotel Safari dan berikutnya di dalam kandang ayam di Dusun Baru, Desa Banraas, Kecamatan Dungkek.

Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Tego S, menjelaskan menurut informasi tersangka Gufron pelaku cabul merupakan ustadz atau guru ngaji. Ia dijerat pasal 81 ayat (1)(3) dan pasal 82 ayat (1)(2) UU RI No 17 tahun 2016 tentang perubahan UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Barang bukti yang diamankan dari kejadian pencabulan tersebut yaitu jaket, kaos, baju dalam dan celana dalam,” tandasnya. (*)

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d bloggers like this: